Bagaimana Seharusnya Berfatwa dan Bolehkan Menerima Fatwa Syadz?

@admin
Bagaimana Seharusnya Berfatwa dan Bolehkan Menerima Fatwa Syadz?
Secara bahasa شاذ (syadz) memiliki arti menyendiri / berselisih, sedangkan secara istilah adalah sesuatu yang berseberangan dg pendapat mayoritas, tidak populer & keluar dari pendapat yg benar. Menurut Syekh Yusuf al-Qardhawi, ada 10 pertimbangan kenapa sebuah fatwa dapat dikatakan Syadz 1. Muncul dari orang yang tidak ahlinya Menurut Imam Syathibi, seorang Mufti itu menempati posisi Nabi dalam menjelaskan & mengajarkan hukum syariat pada manusia,  bahkan mereka menempati posisi Allah sebagaimana menurut Ibnul Qayyim, Oleh karenanya seorang yg mengeluarkan fatwa dituntut untuk benar² ahli dalam ilmu Al-Qur'an & Hadis, Ushul fiqh, Maqashid Syariah dll 2. Muncul tidak pada tempatnya Termasuk diantara hal yang dapat menjadikan fatwa Syadz adalah fatwa tersebut muncul tidak pada tempatnya, yakni obyek yg dibahas fatwa itu hukumnya telah dipastikan secara syariat, telah maklum disemua ulama & dilandaskan pada dalil yang qhot'i, sebab Sebagaimana maklum, bahwa Hukum syari…