Catatan Ngaji Kyai Nawawi Ngrukem Jogjakarta

@admin
Catatan Ngaji Kyai Nawawi Ngrukem Jogjakarta
KISAH HIKMAH ALMAGHFURLAH KYAI HAJI NAWAWI ABDUL AZIZ SAAT MENGAJI KEPADA KYAI HAJI ARWANI AMIN   الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ * قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya * Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً * وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang * Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja (Muhammad bin Idris as-Syafi’i) Ilmu itu telah diibaratkan oleh Imam Syafi’i seperti hewan buruan yang harus dikekang agar tak tak lepas. Maka menulis adalah cara terbaik untuk mengikat ilmu, karena jika hanya mengandalkan ingatan akan mudah terlupakan. Para ulama dari generasi ke generasi juga mewariskan transmisi keilmuannya dengan menulis, hal ini yang juga dilakukan oleh Almaghfurlahu KH. Nawawi Abdul Aziz al-Hafidz saat mengaji kepada al-Muqri’ Al-Maghfurlahu KH. Arwani Amin Kudus. Dokumen di bawah ini adalah bukti shahih bahwa mema…