Chattingan Sama tunangan halal?
Satu kajian membuat saya tertarik untuk membaginya kepada publik. Judulnya: "Yang boleh dan tidak terkait hubungan antara laki-laki dan perempuan". Tulisan itu termaktub dalam buku berjudul : "Qadlaya al-Mar'ah bayn al-Inshaf wa al-I'tishaf" karya Prof. Dr. Abbas Shouman, sekjen Dewan Ulama Senior Al-Azhar. Wuih! Manteb iki. ... Begini ceritanya. ... Saya terkaget-kaget bukan main ketika beliau menyampaikan : ولا مانع من تواصل هاتفي أو إلكتروني بعلم الأهل وموافقتهم، ويشترط في هذا التواصل الاقتصار على النقاش الجاد ليقف كل طرف على طريقة تفكير الآخر واهتماماته وميوله وموقفه من قضايا حياتية تعرض للناس بعد زواجهم "Tidak ada halangan untuk berkomunikasi (antara dua orang yang bertunangan) melalui telepon atau media elektronik selama diketahui dan disetujui oleh keluarga. Dalam komunikasi ini disyaratkan agar pembicaraan hanya sebatas diskusi serius untuk memahami cara berpikir, minat, kecenderungan, dan pandangan masing-masing pihak tentang masalah kehidupan yan…