Fikih Sosial dan Sains
Sebagai produk hukum, fikih bukanlah suatu sistem normatif yang bersifat final, kaku, dan tak tersentuh waktu. Memang, terdapat ketentuan-ketentuan tertentu dalam fikih yang diyakini tidak berubah sejak pertama kali disyariatkan hingga hari kiamat, terutama dalam perkara ibadah mahdhah. Namun demikian, dalam dimensi muamalah dan kehidupan sosial kemasyarakatan, fikih selalu menuntut keterbukaan terhadap konteks sosial yang senantiasa bergerak. Para fuqaha, dari masa ke masa, ditantang untuk tidak hanya menggali hukum dari teks, tetapi juga mengkontekstualkan makna teks dalam lanskap sosial, budaya, dan teknologi yang terus berkembang. Fikih adalah pengejawantahan dari syariat Islam secara lebih teknis dan operasional. Ia merupakan sistem hukum yang merinci maqāṣid asy-syarī‘ah (tujuan-tujuan luhur syariat), melalui metodologi penggalian hukum (istimbāṭ) berbasis teks suci (al-Qur’an dan Hadis), analogi (qiyās), serta prinsip-prinsip maslahat, istihsān, dan sebagainya. Dalam kerangka in…