Riwayat Asal-Usul Hizib Hirzul Jausyan
Hizib Terakhir Yang diijazahkan Mbah Kyai Mahrus Ali Lirboyo Kediri Di bawah terik mentari yang membakar kulit pada hari Ahad yang penuh berkah, Rasululloh SAW berdiri di sana, memikul beban berat sebuah baju besi (jawshan) yang menekan pundaknya hingga ia merasa tak berdaya. Dalam kepayahan yang sangat berat, beliau menengadahkan wajah ke langit, memohon pertolongan kepada Sang Pencipta. Saat itulah, keajaiban menyapa bumi. Pintu-pintu langit terbuka lebar, dan Malaikat Jibril AS turun dengan membawa sebuah pesan agung dari Alloh SWT. "Lepaskanlah baju besi itu !" titah Jibril, "dan bacalah doa yang agung ini," yaitu doa Al-Jawshan. Itulah saat lahirnya Hirz Al-Jawshan Al-Kabir. Ia bukanlah sekadar untaian kata, melainkan sebuah hadiah langit bagi umat Nabi Muhammad SAW. Saat Rasululloh bertanya tentang pahala di baliknya, Jibril menjawab dengan kata-kata yang menggetarkan jiwa: "Tidak ada yang mengetahui pahalanya kecuali Alloh SWT". Betapa agungnya doa…