Istinja’
Alat istinja’ adalah air yang suci dan mensucikan, batu, kayu, kain, kertas, tisu, dan benda lain yang suci, keras, dapat menyerap, dan tidak muhtarom (dimuliakan), seperti makanan, dan lain-lain.
Tata cara istinja’ dengan selain air.
Adalah dengan usapan minimal tiga kali atau lebih pada tempat keluarnya najis hingga suci. Syarat diperbolehkannya istinja’ dengan selain air ada 3 (tiga) : Najis yang keluar belum sampai kering. Najis yang keluar belum berpindah dari tempatnya semula. Najis yang keluar tersebut belum terkena najis yang lain.
Catatan :
> Apabila ketiga syarat di atas tidak terpenuhi, maka wajib istinja’ dengan menggunakan air.