KAJIAN MAKNA "KULL" (ﻛﻞ ) DALAM HADITS TENTANG BID'AH
KAJIAN MAKNA "KULL" (ﻛﻞ ) :
1. “Setiap bid’ah itu sesat dan setiap kesesatan itu masuk neraka”.
Dengan membandingkan hadist tersebut serta QS Al Kahfi: 79 yg sama2 dihukumkan
ke kullu majmu' akan kita dapati sebagai berikut:
Bid’ah itu kata benda, tentu mempunyai sifat, tidak mungkin ia tidak mempunyai
sifat, mungkin saja ia bersifat baik atau mungkin bersifat jelek. Sifat
tersebut tidak ditulis dan tidak disebutkan dalam hadits di atas
“Di belakang mereka ada raja yg akan merampas semua kapal dengan paksa”.
(Al-Kahfi: 79).
Dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak menyebutkan kapal yg baik
adalah KAPAL JELEK; karena yg jelek tidak mungkin diambil oleh raja.
2. "Kullu muhdatsin bid'ah, wa kullu bid'atin dholalah, wa kullu
dholalatin fin naar"
Dalam hadits tersebut rancu sekali kalau kita maknai SETIAP bid'ah dengan makna
KESELURUHAN, bukan SEBAGIAN. Untuk membuktikan adanya dua macam makna ‘kullu’
ini, dalam kitab mantiq ‘Sullamul Muna…