Istighfar dan Janji Allah
Alkisah, suatu hari Syaikhona Kholil bin Abdul Lathif Bangkalan Madura kedatangan tiga tamu yang menghadap secara bersamaan. Sang Kyai bertanya kepada tamu yang pertama: Syaikhona Kholil : "Sampeyan ada keperluan apa?" "Saya pedagang, Kyai. Tetapi hasil tidak didapat, malah rugi terus-menerus," ucap tamu pertama. Beberapa saat Syaikhona Kholil menjawab,
"Jika kamu ingin berhasil dalam berdagang, perbanyaklah membaca istighfar." Kemudian beliau bertanya kepada tamu kedua : "Sampeyan ada keperluan apa?" "Saya sudah berkeluarga selama 18 tahun, tapi sampai saat ini masih belum diberi keturunan," kata tamu kedua. Setelah memandang kepada tamunya itu, Syaikhona Kholil menjawab, "Jika kamu ingin punya keturunan, perbanyaklah membaca istighfar." Kini, tiba giliran pada tamu yang ketiga, Syaikhona Kholil juga bertanya, "Sampeyan ada keperluan apa?" "Saya usaha tani, Kyai. Namun, makin hari hutang saya makin banyak, sehingga …