Perbedaan antara Kalam dan Lafadz

@admin
Banyak yang rancu membedakan antara istilah "kalam" dan "lafadz" yang berujung pada kerancuan pembahasan soal kalamullah. Secara ringkas perbedaanya begini: Kalam (ucapan/pembicaraan/perkataan) selalu dinisbatkan pada mutakallim yang asli, tidak dapat dinisbatkan pada penukil atau media yang menyebarkan kalam. Contoh:  - Tulisan saya ini adalah kalam saya (AWA), tak peduli anda membacanya di mana atau mendengarnya dari siapa, selamanya ini adalah kalam saya, bukan kalam orang lain. - Ketika Allah berfirman: "Qul Huwallahu Ahad", maka firman itu adalah kalamnya Allah, tak peduli anda mendengar itu dari manusia, membacanya di kertas apa atau di gadget apa, atau memikirkannya di kepala anda, firman itu tetaplah kalamullah, bukan kalam pihak lain. Sedangkan istilah "lafadz" secara bahasa adalah sesuatu yang dimuntahkan atau dikeluarkan (lihat: Ibnu Furak, Mujarrad). Sebab itu lafadz lumrahnya dinisbatkan pada orang atau media yang mengeluarkan atau memu…