Sikap Terhadap Tasawuf

@admin
Bagaimana seharusnya kita menyikapi para sufi dan tasawuf? Syaikh Ibnu Taymiyah menawarkan pandangan yang proporsional dalam hal ini. Ia berkata: فَطَائِفَةٌ ذَمَّتْ «الصُّوفِيَّةَ وَالتَّصَوُّفَ». وَقَالُوا: إنَّهُمْ مُبْتَدِعُونَ خَارِجُونَ عَنْ السُّنَّةِ وَنُقِلَ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْ الْأَئِمَّةِ فِي ذَلِكَ مِنْ الْكَلَامِ مَا هُوَ مَعْرُوفٌ وَتَبِعَهُمْ عَلَى ذَلِكَ طَوَائِفُ مِنْ أَهْلِ الْفِقْهِ وَالْكَلَامِ. Sebuah kelompok mengkritik sufisme dan tasawuf. Mereka mengatakan bahwa sufi adalah ahli bid'ah yang keluar dari sunah (ajaran Nabi) dan hal ini telah dikutip dari sebagian Imam yang isinya dikenal, dan pendapat ini diikuti oleh sebagian kelompok dari ahli fiqih dan ahli kalam.  وَطَائِفَةٌ غَلَتْ فِيهِمْ وَادَّعَوْا أَنَّهُمْ أَفْضَلُ الْخَلْقِ وَأَكْمَلُهُمْ بَعْدَ الْأَنْبِيَاءِ  Kelompok lain melampaui batas dalam memuji mereka dan mengklaim bahwa mereka adalah makhluk yang paling utama dan sempurna setelah para nabi.  وَكِلَا طَرَفَيْ هَذِهِ الْأُمُورِ ذَمِيمٌ. وَ الصَّ…