Abu al-Bisyr, Perjanjian al Hudaibiyyah, Makam Pertama di Samping Masjid berkisah Maulana Syekh Yusri Rusydi
@admin
Abu al-Bisyr, Perjanjian al Hudaibiyyah, Makam Pertama di Samping Masjid berkisah Maulana Syekh Yusri Rusydi
Perjanjian itu secara isinya menguntungkan musuh.. tapi Sayyiduna al-Habib ﷺ menerima karena Beliau ﷺ sangat penyayang pada umat, tidak ingin penumpahan darah, tidak menyukai peperangan, dan lagi saat Perjanjian damai itu dibuat, pasukan Islam masih lemah & tidak mampu melawan qabilah2 Arab yang bersekutu dengan kafir al-Quraisy. Dan masa gencatan senjata itu pun dipakai untuk menyebarkan Islam & memperkuat umat tanpa gangguan perang dengan Quraisy. Di antara isinya adalah: jika ada warga Makkah yg pergi ke Madinah, maka Sayyiduna Nabi ﷺ harus mengembalikannya ke Mekkah, sementara kalau ada warga Madinah yang ke Makkah, maka Quraisy tidak mengembalikannya. Nah, pasca perjanjian itu.. datang lah Abu Bisyr radhiyallahu 'anhu, muslim yang lemah di Makkah yang lari ke Madinah.. Beliau ﷺ pun marah pada Abu Bisyr "Wailahu (kata kesal) yang membangkitkan peperangan".. jadi Abu Bisyr tidak diterima di Madinah... Apakah itu artinya Sayyiduna Nabi ﷺ tidak peduli nasib muslim …