Kampanye Anti Madzhab Yang Menyesatkan
Akhir zaman ini gencar dikampanyekan gerakan anti madzhab yang digagas oleh ulama Wahaby atau Salafy. Mereka menganggap dengan bermadzhab itu berarti kita telah mengkotak-kotakkan Islam, sehingga nantinya bisa membuat perpecahan terhadap siapa saja yang berbeda pendapat dengan kita. Jelas pendapat ini ngawur, hanya berisi dugaan yang tidak akurat dan pertanda masih belum memahami seluk-beluk bermadzhab. Karena itu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan fitnah yang berkepanjangan. Sesungguhnya bermadzhab itu cara kita mengamalkan petunjuk al-Qur’an dan hadits dalam beribadah menurut pemahaman para ulama yang sangat ahli dalam menggali hukum Islam dari sumbernya (mujtahid). Para mujtahid yang menjadi pendiri madzhab tersebut ada 4 ulama yaitu Abu Hanifah (madzhab Hanafy), Malik bin Anas (madzhab Maliky), Muhammad bin Idris as-Syafi’i (madzhab Syafi’i), dan Ahmad bin Hambal (madzhab Hambali). Mereka adalah para ulama yang belajar langsung dari sahabat Nabi atau tabi’in . Jadi para imam…