Dalil Bagi Orang Awam
Dalil itu ada dua, yakni dalil untuk para ulama dan dalil untuk orang awam. Keduanya dijelaskan oleh Imam Syairazi sebagai berikut: والأدلة : - ها هنا - خطاب الله عز وجل، وخطاب رسوله ، وأفعاله، وإقراره، وإجماع الأمة، والقياس، والبقاء على حكم الأصل عند عَدَم هذه الأدلة، وفتيا العالم في حق العامة . "Yang disebut dalil di sini adalah firman Allah, sabda Rasulullah, tindakan Rasulullah, pengakuan Rasulullah, kesepakatan para ulama, qiyas, dan mempertahankan status asal ketika dalil-dalil ini tidak ada, dan juga fatwa orang alim (mujtahid) untuk kasus orang awam." (asy-Syairazi, al-Luma') Dengan demikian, yang menjadi dalil bagi orang awam adalah fatwa ulama saja. Adapun ayat, hadis, ijmak, qiyas dan istishhab adalah ranah orang alim (mujtahid). Orang awam percuma diberikan ayat atau hadis sebab mereka tidak punya perangkat ilmu untuk istinbat dari keduanya. Mereka juga tidak mampu untuk melakukan qiyas atau menentukan mana yang ijmak dan mana yang bukan. Orang awam cukup berdal…