Hadits Jabir dan Akidah Muhaqqiqin
Selain beberapa nama ulama yang sudah penulis ketengahkan sebelumnya, ulama lain yang mengakui keberawalan Nur Muhammad itu ialah Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Maliki, ‘alim al-Haramain as-Syarifain. Pengakuan itu ia tuangkan, antara lain, dalam kitab ad-Dzakhair al-Muhammadiyyah. Menariknya, salah satu hadits yang beliau kutip ialah hadits Jabir, yang dikatakan lemah/palsu oleh sebagian pihak itu. Diakui atau tidak, kendatipun ada yang menilainya demikian, hadits ini memang sering dikutip oleh para ulama besar. Kesahihan dari makna hadits ini diakui oleh mereka (termasuk yang memandangnya palsu). Tak terkecuali oleh Sayyid Muhammad. Karena itu, sebagai bentuk kehati-hatian, mestinya kita tidak menelan mentah-mentah pendapat yang mendhaifkan/memalsukan hadits itu. Karena penghukuman ulama terhadap hadits itu biasanya memang berbeda-beda. Apa yang dihukumi lemah oleh sebagian ulama, boleh jadi punya derajat lebih baik di mata ulama yang lain. Ulama sekelas al-Maliki pasti tahu bahwa akidah…