Pondok Bendo Pare Kediri, Tempat Nyantri Segudang Kiai
@admin
Pondok Bendo Pare Kediri, Tempat Nyantri Segudang Kiai
Lebih satu jam. Kami di Bendo. Duduk bersandar di dinding masjid. Sebelumnya, shalat sunnah dua rakaat. Sujud mencium lantai berwana merah tua. Lantai yang dulu menjadi tempat sujud para shalih. Kami memilih shaf di bagian depan. Di samping mimbar. Di belakang pengimaman. Sejenak terbayang, seratus tahun lalu, Kiai Khozin rutin mengimami shalat. Istiqamah selama 40 tahun. Selepas itu, mendaras Ihya Ulumiddin Di shaf-shaf itu, dulu berbaris para santri. Murid-murid Kiai Khozin yang nantinya menjadi tokoh ulama besar. Di antaranya adalah Syaikh Badawi Kesugihan Cilacap. Syaikh Khudlori Tegalrejo Magelang, salah satu pemegang sanad Ihya Ulumuddin. Syaikh Khotib Abdul Karim. Pengasuh Pesantren Salafiyah Curah Kates Jember. Beliau nyantri di Bendo sekitar 17 tahun. Ada juga Syaikh Amir Fatah Kroya. Santri yang menjadi Dubes Korea Selatan 1980. Ada juga Syaikh Marzuqi Lirboyo. Menantu Kiai Abdul Karim yang nantinya menjadi tokoh penerus Lirboyo. Selain itu, ada Syaikh Ihsan Jampes. Santri Kia…