Puasa Romadlon Bagi Orang Sakit dan Lansia

@admin
Dalam kajian fiqh puasa, orang sakit terbagi menjadi dua golongan:  1. Orang sakit yang masih ada harapan sembuh.  Orang sakit dalam kategori ini tetep berkewajiban puasa namun dia boleh berbuka puasa bila mengalami keberatan/ kepayahan dengan berpuasa, dan hanya wajib mengqadla’ puasa yang ditinggalkan, tidak ada kewajiban fidyah. 2. Orang sakit yang tidak ada harapan sembuh.  Orang sakit dalam kategori ini, tidak wajib puasa, dan tidak wajib mengqadla’  numun hanya wajib membayar fidyah saja. Setiap harinya diganti dengan satu mud (7 ons) Lansia yang tidak lagi sanggup melakukan puasa, hukum puasa dan konsekuensi baginya sama seperti orang sakit kategori ini, dia tidak berkewajiban puasa dan qodlo', namun cukup hanya membayar fidyah. Setiap harinya diganti dengan satu mud (7 ons) makanan pokok.  Fidyah ini harus di berikan pada fakir miskin. (و) يجب (على من أفطر) في رمضان (لعذر لا يرجى زواله) - ككبر ومرض لا يرجى برؤه: (مد) لكل يوم منه إن كان موسرا حينئذ (بلا قضاء) وإن قدر عليه بعد، لانه…