Wajah Sebenar Ibn Taymiyyah… Tanpa Topeng (1)
Ibn Taymiyyah Bukan Seorang Salafi, Melainkan Menyimpang dari Para Imam Salaf, dan Ia Menuduh Imam Ahmad bin Hanbal dengan tuduhan Syirik! Disebutkan dalam kitab al-‘Ilal wa Ma‘rifat ar-Rijāl karya ‘Abdullah bin Imam Ahmad (bin Hanbal), sebagai berikut: “Aku (yakni ‘Abdullah) bertanya kepada ayahku — Imam Ahmad — tentang seseorang yang menyentuh mimbar Nabi ﷺ, mencari berkah (tabarruk) dengan menyentuh dan menciumnya, dan juga melakukan hal yang sama terhadap makam beliau atau yang serupa dengan itu, dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka beliau menjawab: ‘Tidak mengapa dengan hal itu’.” Akan tetapi, Ibn Taymiyyah al-Harrani justru menganggap perbuatan itu sebagai syirik. Ia menyatakan secara tegas dalam kitabnya Ziyārat al-Qubūr wa al-Istinjād bi al-Maqbūr sebagai berikut: “Adapun mengusap-usap kuburan — kuburan mana pun — dan menciumnya serta menggesekkan pipi ke atasnya, maka hal itu dilarang menurut kesepakatan kaum Muslimin, bahkan seandainya itu adalah kuburan par…