Pendapat 4 Imam Mazhab Tentang Hukum Melafazkan Niat Ketika Shalat
@admin
Pendapat 4 Imam Mazhab Tentang Hukum Melafazkan Niat Ketika Shalat
PENDAPAT 4 IMAM MAZHAB TENTANG HUKUM MELAFAZKAN NIAT KETIKA SHALAT Imam Abu Hanifah an-Nu'man bin Tsabit HUKUM = Mandub/Mustahab (Dianjurkan) bagi yang sulit fokus, agar lisan membantu memantapkan hati. ALASAN = Asal niat adalah dalam hati, dan melafazkan niat secara lisan dianggap membantu konsentrasi bagi orang yang sering ragu-(waswas). DALIL = QS. Al-Hajj: 32 (Mengagungkan syiar Allah adalah tanda ketakwaan hati). REFERENSI = Kitab Al-Bahrur Ra'iq (Imam Ibnu Nujaim). Imam Malik bin Anas HUKUM = Lebih baik ditinggalkan (Khilaful Aula), kecuali bagi orang yang terkena penyakit waswas. ALASAN = Nabi Muhammad SAW tidak pernah mencontohkan lisan niat secara rutin, nar dibolehkan bagi yang sulit fokus sebagai b pengobatan hati. DALIL = HR. Bukhari No. 1 ("Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya"). Niat di sini dimaknai sebagai aktivitas hati. REFERENSI = Kitab Asy-Syarhu al-Kabir (Imam Ad-Dardir). Imam Asy-Syafii Muhammad bin Idris HUKUM = Sunnah, sangat dianjurkan untuk membant…