Imam As- Syafi'i : Menghimbau semua pelajar supaya menulis ilmu yang ia dapat.
Imam Az-zamahsyari : Menghimbau supaya menghafal ilmu yang ia dapat.
قال الإمام الشافعي :
العلم ُصَيْــدٌ والكتابة قيدُه #
قَـيــِّدْ صيودك بالحبال الواثقة
“Ilmu itu ibarat hewan liar, menulisnya merupakan pengikatnya”
“Oleh karenanya, Ikatlah hewan liarmu itu dengan tali yang kuat”
ثم ﻗﺎﻝ الزمخشري :
اﺳﺘﻮﺩﻉ اﻟﻌﻠﻢَ ﻗﺮﻃﺎﺳﺎ ﻓﻀﻴّﻌﻪ
ﻓﺒﺌﺲ ﻣﺴﺘﻮﺩﻉ اﻟﻌﻠﻢ اﻟﻘﺮاﻃﻴﺲُ
“Ku Titipkan Ilmu Pada Kertas, Tapi ia menghilangkannya”
“Seburuk-buruknya penitipan Ilmu adalah Kertas”
قلت : الجمع بين المنهجين أولى من إلغاء أحدهما.
Saya berkata : Mengkolaborasikan dua metode tersebut sangat efektif : MENGHAFAL DAN MENULIS.
Menghafal tanpa Menulis kapan saatnya ilmu yang dihafal akan hilang.
ما كتب قر وما حفظ فر
"Segala sesuatu yang ditulis akan tetap, dan segala sesuatu yang dihafal akan hilang"
Menulis tanpa menghafal akan terpatahkan argumentasinya.
من حفظ حجة على من لم يحفظ
"Orang yang hafal ilmu akan mematahkan hujjahnya orang yang tidak hafal"
فتح المغيث بشرح ألفية الحديث ج٣ ص٣٨
مطبعة دار الامام الطبري.
Poto:catatan qodiah