Keutamaan Shalawat Al-‘Azhimiyyah milik Sayyid Ahmad bin Idris, صاحب العلم النفيس (pemilik ilmu yang berharga), semoga Allah meridhainya:
Disebutkan tentang Shalawat Al-‘Azhimiyyah bahwa sebagian para wali pada zamannya melihat Nabi Muhammad menganjurkan pembacaan Shalawat Al-‘Azhimiyyah dan menyebutkan keutamaannya yang tidak dapat dihitung dan tidak terhingga.
Dan juga disebutkan bahwa Nabi Muhammad bersabda kepada sebagian ahli makrifat: “Sesungguhnya satu kali bacaan shalawat ini sebanding dengan membaca Dalā’il al-Khairāt (Shalawat Jazuliyyah) sejuta kali, sejuta kali, sejuta kali…” Demikian disebutkan dengan pelipatan pahala hingga dihitung mencapai dua puluh kali lipat pelipatan.
Selain itu, Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki berkata: “Barangsiapa membaca shalawat ini sebanyak tujuh puluh kali sebelum fajar, maka ia akan melihat Nabi Muhammad.”
Shalawat ini dinamakan Shalawat Al-‘Azhimiyyah dan dinisbatkan kepada Sayyidi Ahmad bin Idris semoga Allah meridhainya.
Dan dahulu Shalih al-Hamri pernah menuliskan dengan tangannya sendiri kepada Sayyid Muhammad al-Mahdi al-Sanusi bahwa Shalawat Al-‘Azhimiyyah setara dengan membaca Shalawat Jazuliyyah sebanyak tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga dan sepertiga (3.333 1/3) kali.
Shalawat ini diterima langsung oleh Sayyidi Ahmad bin Idris dari Nabi Muhammad tanpa perantara. Allah Ta‘ala memuliakannya dengan memperlihatkan kepada beliau Al-Habib Al-Musthafa Muhammad, lalu Nabi bersabda kepadanya:
“Aku mengkhususkan shalawat ini kepadamu di antara seluruh para wali.”
Dan pada kesempatan lain, beliau juga menerimanya melalui perantaraan Nabi Khidir ‘alaihissalam.
Salah seorang masyayikh yang mulia berkata: “Membacanya sebanyak 92 kali merupakan pedang yang tajam untuk menunaikan segala kebutuhan apa pun keadaannya.”
Dan Sayyidina Syaikh Imam Abdullah Sirajuddin al-Husaini semoga Allah meridhainya menganjurkan agar shalawat ini dibaca sekali atau tiga kali setiap selesai shalat.